Pada hari Kamis, 6 Februari 2025, Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mendapat kehormatan menyambut kunjungan tamu agung dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, yaitu Syeikh Dr. As-Sa’id Muhammad Muhammad Aly, seorang ulama terkemuka yang pernah menjabat sebagai Deputi Wakil Menteri Wakaf Mesir. Kedatangan beliau bersama rombongan pada pukul 10.00 WIB disambut dengan penuh kehangatan oleh civitas akademika UIT Lirboyo dan Yayasan Tribakti Lirboyo, yang pada kesempatan ini diwakili oleh KH. Abdul Bar, M.H.I. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah yang memperkaya khazanah keilmuan dan mempererat hubungan akademik dengan pusat keilmuan Islam dunia.
Acara yang digelar di Masjid Al-Mahrus, Kampus UIT Lirboyo Kediri, diselenggarakan oleh Pusat Studi Pesantren dan Aswaja sebagai Halaqah Majlis Ilmu dan Ijazah Kubro. Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Yasin Nur Falah, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen UIT Lirboyo untuk memperluas kerja sama internasional. Beliau berharap mahasiswa dapat menyerap ilmu dan inspirasi dari Syeikh Dr. As-Sa’id untuk memperkuat keilmuan dan moral mereka.
Syeikh Dr. As-Sa’id menyampaikan muhadarah yang mendalam, membahas khazanah keilmuan Islam serta tantangan yang dihadapi ilmuwan Muslim di era modern. Beliau menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan ilmu terapan di perguruan tinggi Islam guna mencetak generasi intelektual yang unggul dalam keilmuan, moral, dan spiritual. Selain itu, beliau juga memberikan ijazah kubro kepada civitas akademika UIT Lirboyo Kediri, meliputi beberapa kitab warisan keilmuan yang diterimanya dari gurunya, Syeikh Dr. Ali Jum’ah, mantan Mufti Mesir dan anggota Kibar Ulama Al-Azhar. Ijazah ini menjadi simbol keberkahan dan kelanjutan tradisi keilmuan Islam.
Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) mendapat kesempatan istimewa untuk memperdalam ilmu melalui sesi khusus bersama Syeikh Dr. As-Sa’id. Beliau memaparkan proses epistemologis dalam konseling berbasis Islam, menjelaskan kerangka kerja (framework) Islam yang menjadi landasan praktik konseling. Lebih lanjut, Syeikh Dr. As-Sa’id juga berbagi wawasan tentang kondisi psikis masyarakat modern dari perspektif Islam, memberikan panduan berharga bagi mahasiswa dan dosen BKI untuk menghadapi dinamika sosial kontemporer. Sesi ini menjadi momen berharga untuk memperkuat pendekatan konseling Islam yang otentik dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, di mana mahasiswa dan hadirin antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari perkembangan pemikiran Islam hingga isu-isu kehidupan modern. Sebagai puncak acara, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIT Lirboyo Kediri dan Al-Majma’ Al-Hussaini Kairo, Mesir. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat jaringan akademik, mendukung pertukaran keilmuan, dan memajukan pendidikan Islam berbasis pesantren.
Kunjungan ini tidak hanya meninggalkan warisan ilmu, tetapi juga memperkokoh posisi UIT Lirboyo Kediri sebagai pusat pendidikan Islam yang dinamis dan berwawasan global. Dengan semangat keilmuan dan keimanan, diharapkan acara ini menjadi tonggak bagi UIT dalam mencetak generasi ulama dan akademisi yang mampu menjawab tantangan zaman. Semoga kerja sama dengan Al-Azhar dan Al-Majma’ Al-Hussaini terus berlanjut, membawa keberkahan bagi umat dan dunia pendidikan Islam.