Skip to content

Untitled-1 copy
Primary Menu
  • Beranda
  • PROFIL FAKULTAS
    • Profil Fakultas Dakwah
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Struktur Organisasi
  • PROGRAM STUDI
    • KPI
    • Psikologi Islam (PI)
    • Ilmu Alqur’an dan Tafsir
    • Bimbingan Konseling Islam (BKI)
  • DOSEN
    • Data Dosen
  • KURIKULUM
    • Sebaran Matakuliah KPI
    • Sebaran Matakuliah Psikologi Islam
    • SEBARAN MATA KULIAH PRODI ILMU AL QURAN & TAFSIR
  • FASILITAS
    • Pusat Pengembangan Penelitian dan Layanan Psikologi (P3LP)
    • Layanan Kesehatan
    • Studio Radio
    • Studio Televisi
  • HUBUNGI KAMI
  • Home
  • Berita
  • Geluti Literasi Sejarah, Dosen Fakultas Dakwah Jadi Juri National Writing Competition
  • Berita

Geluti Literasi Sejarah, Dosen Fakultas Dakwah Jadi Juri National Writing Competition

Tim Jurnalistik 22/08/2021
IMG-20210823-WA0054

Kediri – English Massive (EMAS) adalah sebuah program kursus bahasa Inggris gratis yang dikelola Dinas Pendidikan Pemkot Kediri baru saja menggelar acara yang bertajuk Competition in English Massive (COIN EMAS 2021). Dari sekian kegiatan yang digelar salah satunya ada lomba National Writing Competition tentang sejarah Kediri.

Dalam kegiatan ini panitia COIN EMAS 2021 mendatangkan peneliti sejarah Kediri Imam Mubarok atau biasa dipanggil Gus Barok sebagai juri. Gus Barok adalah dosen Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam IAI Tribakti Lirboyo Kediri.

Lomba dalam kegiatan bersekala nasional ini tidak hanya national writing competition, tapi ada yang lain antara lain tiktok video challege, national english olympiad, spelling bee competition, fun reading dan individual competition.

“Ajang COIN EMAS ini keren, bagaimana tidak gerakan literasi yang dilakukan English Massive ini benar-benar menjadi sarana menggugah kesadaran dan pentingnya menguasai bahasa Internasional yakni Bahasa Inggris. Ada pepatah mengatakan “Barang siapa mengenal bahasa suatu kaum, maka akan terlepas dari tipu daya kaum itu dan itu benar,” kata Gus Barok panggilan akrab Imam Mubarok.

Dalam COIN EMAS National Writing Competition panitia sengaja mengambil tema tentang literasi sejarah Kediri dan juri yang ditunjuk adalah Imam Mubarok, ”Saya bangga dengan panitia dengan mengambil tema sejarah dan generasi muda saat ini sangat sedikit menatnya ke sejarah nenek moyang. Cara menghancurkan sebuah bangsa ada tiga langkah. Pertama kaburkan sejarah, kedua hapuskan sejarahnya dan ketiga putuskan hubungan mereka dengan nenek moyangnya, dan saat ini sedang berlangsung. Pesan saya untuk belajar sejarah harus mengedepankan riset tidak asal comot dari google,” pungkas Gus Barok. (***)

About The Author

Tim Jurnalistik

See author's posts

Continue Reading

Previous: Menambah skill mahasiswa Psikologi melalui Pelatihan alat tes: WISC
Next: Dosen Fakultas Dakwah Tribakti Kediri: Ngaji Jurnalistik di STAI –BA al Hikmah Purwoasri

Related Stories

Akreditasi Unggul KPI
  • Berita
  • KPI

Alhamdulillah, Prodi KPI UIT Tribakti Lirboyo Kediri Raih Akreditasi Unggul dari LAMSPAK

dakwah tribakti 07/04/2026
WhatsApp Image 2026-02-25 at 10.08.58 (2)
  • BKI
  • Berita

Webinar Nasional : Kolaborasi MGBK Kediri dan Prodi Bimbingan Konseling Islam UIT Lirboyo Kediri

dakwah tribakti 25/02/2026
DSC04459
  • BKI
  • Berita

Benchmarking : Bimbingan Konseling Islam UIT Lirboyo Kediri sepakat menandatangani kerjasama dengan Bimbingan Konseling Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung

Prodi BKI 12/02/2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.