Tahun 2021, masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) gencar melakukan edukasi anti hoaks pada mahasiswa Psikologi Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo. Edukasi ini dilakukan sebagai media dalam mendukung perkuliahan Psikologi Positif. Edukasi ini didampingi oleh dosen pengampu, Wahyu Utami, M.Psi dan Mentari Marwa, M.A
Kepekaan terhadap hoax itu gencar dilakukan terutama kepada generasi milenial. Koordinator MAFINDO Mojokerto, Cahya Suryani, mengatakan, generasi milenial atau Gen Z harus bisa cepat mengidentifikasi apakah sebuah informasi hoax atau bukan. Karena itu MAFINDO berusaha mengenalkan cara identifikasi melalui edukasi.
Koordinator MAFINDO menyampaikan informasi sesuai fakta agar masyarakat tidak gampang termakan informasi palsu. “ Saat ini informasi dapat dikemas sedemikian rupa sehingga kalau Masyarakat tidak teliti maka bisa mendapat informasi yang salah”, katanya.
Pelaksanaan acara yang digelar pada hari Rabu, 3/11/2021 di Aula Mahrus ‘Aly. itu pun berlangsung seru. Peserta juga antusias mengikuti pelatihan. ‘’Karena dalam edukasi itu kami juga ada permainan yang menunjang materi pelatihan,’’ kata Cahya Suryani.
Peningkatan literasi digital Masyarakat adalah pekerjaan besar, maka diperlukan kolaborasi yang baik agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital. Harapannya memang, semoga masyarakat selalu antusias mengikuti edukasi hoax. (INS)