Kediri – 05/03/2026 Program studi bimbingan konseling (BKI) melaksanakan bedah instrumen APS BAN – PT 5.1 yang dihadiri oleh pimpinan UPPS, Dosen Program Studi Psikologi dan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di ruang senat UIT Lirboyo Kediri. Bedah instrumen ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk menyelesaikan borang akreditasi sehingga lulusan perdana Bimbingan Konseling Islam (BKI) mendapatkan pengakuan baik internal maupun eksternal.
Ketua program studi, Abd. Basith Arham, M.Psi., Psikolog dalam penyampaiannya menegaskan bahwa bedah instrumen baru menjadi langkah strategis untuk memahami tantangan kualitas dan membangun budaya mutu tidak hanya di level program studi namun di level institusi.
Diskusi berlangsung dinamis dan antusias. Tidak hanya membedah instrumen, Ketua LPM UIT Lirboyo Kediri, Drs. H. Abd. Halim Musthofa, M.HI menyampaikan bahwa penting membangun budaya mutu dan kesadaran mutu di lingkungan akademik sehingga momentum akreditasi tidak hanya untuk pemenuhan akreditasi namun sebagai evaluasi dan peningkatan terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Dalam diskusi interaktif banyak membahas matriks dari instrumen APS BAN-PT 5.1 yang menjadi syarat perlu terakreditasi dan aspek-aspek penting berkaitan dengan tata kelola, penetapan sumber daya di program studi sebagai strategi pemenuhan kebutuhan instrumen. Para pimpinan UPPS, dosen dan LPM bersama – sama mengkaji data dan dokumen yang akurat dan terintegrasi sesuai lembaga akreditasi nasional.
Pada kegiatan bedah instrumen APS BAN – PT 5.1, diharapkan dapat memperkuat kesiapan program studi, UPPS bahkan perguruan tinggi dalam menghadapi proses akreditasi mendatang. Dengan demikian lulusan dari program studi bimbingan konseling islam (BKI) mendapat pengakuan sebagai lulusan yang kompeten dan berintegritas serta memberikan dampak positif dari aksi nyata di masyarakat.
