Pada hari Rabu, tanggal 8 Mei 2024, Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mendapat anugerah istimewa dengan kedatangan tamu agung dari negeri Kinanah, Mesir, yaitu Maulana Syekh Zakaria Muhammad Marzuq Al-Husaini. Beliau, seorang ulama terhormat sekaligus Imam Masjid Al-Azhar Asy-Syarif Kairo, hadir membawa keberkahan ilmu dan memperkaya khazanah keislaman civitas akademika UIT. Kunjungan ini menjadi momen berharga yang akan dikenang sebagai titik penting dalam perjalanan keilmuan universitas.
Dalam acara yang penuh hikmah ini, Syekh Zakaria menyampaikan muhadarah yang sarat dengan wawasan keislaman, menggugah semangat para hadirin untuk terus mendalami ilmu agama dengan penuh kesungguhan. Beliau juga menganugerahkan ijazah kubro kepada civitas akademika UIT Lirboyo Kediri, sebuah penghormatan yang memperkuat ikatan keilmuan dengan tradisi ulama Al-Azhar. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, yaitu Ketua Senat UIT Tribakti, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, dan Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., yang dengan penuh kehangatan menyambut kehadiran ulama besar tersebut.
Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) mendapat kesempatan istimewa untuk menggali ilmu langsung dari Syekh Zakaria. Dalam sesi khusus, beliau memaparkan proses epistemologis dalam konseling berbasis Islam, menjelaskan kerangka kerja (framework) Islam yang menjadi landasan praktik konseling. Tak hanya itu, Syekh Zakaria juga berbagi pengetahuan mendalam tentang kondisi psikis masyarakat modern dari perspektif Islam, memberikan pencerahan yang relevan bagi mahasiswa dan dosen BKI dalam menghadapi tantangan zaman. Sesi ini menjadi wahana berharga untuk memperkuat pemahaman tentang konseling Islam yang otentik sekaligus kontekstual.
Acara berlangsung dengan suasana khidmat dan antusiasme yang tinggi, mencerminkan komitmen UIT Lirboyo Kediri dalam memelihara tradisi keilmuan Islam yang kokoh sembari merespons dinamika masyarakat modern. Kunjungan Syekh Zakaria Muhammad Marzuq Al-Husaini ini tidak hanya meninggalkan warisan ilmu, tetapi juga mempererat hubungan keilmuan antara UIT dan pusat keilmuan Islam dunia, Al-Azhar Asy-Syarif. Semoga kunjungan ini menjadi pijakan bagi kolaborasi keilmuan yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.