Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri memperkuat komitmennya dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi dengan menjalin kerjasama bersama Pemerintah Kota Kediri, khususnya dalam bidang penanggulangan bencana. Rapat koordinasi yang membahas kesepakatan kerja sama antara Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri baru-baru ini, dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci dari kedua belah pihak.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Yasin Nur Falah, M.Pd.I, didampingi oleh Ketua Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Abd. Basith Arham, M.Psi., Psikolog, dan Ika Novita Sari, M.Psi., Psikolog, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selain itu, rapat juga dihadiri oleh berbagai pihak dari Pemerintah Kota Kediri, termasuk Sekretaris BPKAD, Sekretaris BAPPEDA, Kepala Bagian Pemerintahan Ade Trifianto, S.STP, serta sejumlah perwakilan dari BPBD, seperti Sekretaris BPBD Andri Hermawan Prasetyoaji, S.Sos, dan Aditya Puspa Dharmana, S.IP, yang mengurus bidang penyusunan program.
Rapat yang berlangsung dinamis ini berfokus pada penyesuaian klausul dalam dokumen kerjasama guna mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak. Diskusi tersebut juga menghasilkan sejumlah ide inovatif yang dapat mempermudah pelaksanaan kerja sama, dengan Tridarma Perguruan Tinggi sebagai landasan utama dalam setiap langkah yang diambil.
Isu kesehatan mental menjadi bagian penting dalam kesepakatan ini, mengingat pentingnya pendekatan psikososial dalam mitigasi bencana serta penanganan pasca-bencana. Salah satu elemen penting dalam peran ini adalah penerapan Psychological First Aid (PFA), yang menjadi salah satu modal penting bagi para relawan BPBD dalam membantu korban bencana. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk terlibat langsung dalam praktik di lapangan.
Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan mahasiswa maupun untuk peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, dengan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi. Dengan adanya kolaborasi ini, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri semakin memperlihatkan peran aktifnya dalam pembangunan sosial melalui pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam hal yang berkaitan dengan penanggulangan bencana dan pemulihan psikososial pasca-bencana.
