Mahasiswa Prodi Psikologi Islam semester V mata kuliah psikodiagnostik 3 melakukan kegiatan psychomovie pada Selasa (11/10/2022) sebagai salah satu kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan di Aula Mahrusiyah. Kegiatan psychomovie ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester V yang didampingi oleh Beti Malia Rahma Hidayati, M.Psi dan juga Ika Novita Sari, M.Psi selaku dosen yang mengampu mata kuliah tersebut.
Pada mata kuliah psikodiagnostik 3, mahasiswa diharapkan dapat mengetahui, memahami serta mengembangkan ketrampilan melakukan wawancara khususnya wawancara yang sifatnya diagnostik yakni dalam setting-setting pendidikan, klinis, industri dan organisasi, kemudian di setting sosial, perkembangan, psikologi forensik dan keilmuan psikologi lainnya. Tidak hanya pengetahuan secara teoritis, mahasiswa dituntut untuk mampu mengembangkan kepercayaan diri melakukan wawancara sebagai salah satu skill yang perlu dikuasai oleh mahasiswa psikologi. Terlebih, juga memantabkan kecakapan dalam penerapan skill wawancara di lapangan ketika bertemu secara langsung dengan narasumber atau istilah popular dalam psikologi adalah interviewee.
Kegiatan psychomovie tersebut termasuk dalam rangkaian kegiatan perkuliahan yang bertujuan guna menambah wawasan mengenai proses wawancara selama berlangsung, skill yang diperlukan saat melakukan wawancara, pun strategi mengelola suasana wawancara menjadi lebih dinamis dan tidak membosankan sehingga tujuan wawancara dapat diperoleh yakni data sesuai harapan pewawancara.
Dosen mata kuliah Psikodiagnostik 3, Ika Novita Sari, M.Psi mengatakan, secara teoritis wawancara akan terlihat mudah dilakukan dan hal tersebut akan berbeda rasanya ketika betul-betul bertemu secara langsung dengan interviewee atau narasumber, jika mahasiswa psikologi tidak terbiasa melatih diri untuk menggali data melalui wawancara. Selain itu, Beti Malia Rahma Hidayati, M.Psi juga konsisten mengupayakan mahasiswa psikologi untuk dapat mengembangkan kecakapan wawancara yang memadai guna menunjang kapasitas sebagai mahasiswa lulusan psikologi yang mampu bersaing salah satunya melalui kegiatan psychomovie dan praktik wawancara.
Kegiatan psychomovie yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut mampu menarik perhatian mahasiswa, terlihat dari suasana yang hening, fokus perhatian yang mengarah pada tayangan yang ditampilkan, sesekali ada yang terlihat kagum pada sosok inspiratif yang menjadi narasumber atau interviewee dalam proses wawancara tersebut. Di akhir kegiatan, salah satu mahasiswa mengacungkan jempol yang menandakan tayangan pada proses wawancara tersebut luar biasa. (INS)